
Pembelajaran tatap muka terbatas yang dilaksanakan saat ini hanya memperbolehkan kegiatan belajar tatap muka di kelas selama 2 jam saja. Durasi waktu tersebut tidak cukup untuk menyampaikan seluruh materi pelajaran apabila hanya mengandalkan waktu tatap muka di kelas. Oleh karena itu, pada pembelajaran tatap muka terbatas ini, sebagian besar proses pembelajaran tetap dilakukan oleh siswa secara mandiri di rumah masing-masing yaitu sebelum ataupun sesudah pelaksanaan tatap muka di kelas.
Proses belajar mandiri di rumah yang dilakukan secara mandiri oleh siswa ini sebenarnya kurang efektif. Hal ini karena bimbingan guru sangat minim ketika siswa belajar mandiri di rumah, bimbingan guru biasanya dilakukan melalui WA grup yang belum tentu bisa mengontrol porses belaajr setiap siswa dalam kelas. Akhirnya tanggungjawab pembimbingan proses belajar mandiri di rumah berada ditangan orang tua siswa.
Kenyataan yang terjadi di sekitar kita menunjukkan bahwa orang tua siswa mengalami kesulitan dalam membimbing proses belajar mandiri siswa di rumah. Penyebab dari kesulitan tersebut adalah orang tua merasa tidak mampu menguasai materi pelajaran ataupun menjelaskan materi teresbut pada anak mereka. Hal ini dapat dimaklumi karena rata-rata orang tua siswa tidak memiliki latar belakang pendidikan dalam bidang kependidikan. Bahkan orang tua dengan pendidikan tinggi sekalipun belum tentu bisa membimbing belajar siswa jika tidak mempunyai kompetensi paedagogis. Pendidikan tinggi dari orang tua juga tidak menjamin penguasaan materi pelajaran karena latar belakang pendidikan orang tua yang berbeda dengan sebagian besar materi pelajaran.
Suatu dilema terjadi pada proses pembimbingan belajar dari rumah oleh orang tua. Bagi orang tua yang punya pendidikan tinggi biasanya mempunyai kemampuan untuk mendampingi siswa belajar dari rumah akan tetapi biasanya mereka memiliki pekerjaan tetap sehingga tidak memiliki waktu untuk membimbing belajar anaknya. Sebaliknya bagi orang tua yang berpendidikan rendah biasanya mereka mempunyai waktu lebih dalam mendampingi siswa belajar karena tidak terlalu sibuk bekerja akan tetapi biasanya mereka tidak mempunyai kemampuan dalam membimbing siswa belajar dari rumah.
Aplikasi rumah belajar dapat menjadi solusi bagi orang tua siswa dalam mendampingi pelaksanaan belajar dari rumah. Hal ini karena dalam aplikasi rumah belajar tersedia berbagai media belajar yang dapat membantu siswa Ketika belajar mandiri di rumah. Orang tua dapat mendampingi siswa mengakses media-media pembelajaran ini ataupun memanfaatkan media pembelajaran ini untuk menjelaskan materi pelajaran kepada siswa. Bagi orang tua yang tidak memiliki banyak waktu dalam mendampingi siswa dapat memanfaatkan rumah belajar dengan cara memilih dan membuat daftar media-media yang tersedia dalam fitur rumah belajar untuk dipelajari anaknya sesuai dengan materi pelajaran. Sementara itu bagi orang tua yang tidak mempunyai kemampuan dalam penguasaan materi pembelajaran dapat memanfaatkan rumah belajar sebagai sumber referensi dalam membimbing belajar mandiri siswa di rumah. Orang tua dapat mempelajari materi terlebih dahulu dengan media rumah belajar kemudian setelah memahami materi tersebut, orang tua dapat menjelaskan materi pelajaran kepada anaknya.
Rumah belajar merupakan aplikasi ideal yang dapat dimanfaatkan orang tua dalam mendampingi siswa belajar dari rumah. Hal ini karena rumah belajar mempunyai kelebihan berupa aplikasi yang bisa diakses secara gratis sehingga berbeda dengan aplikasi penyedia media pembelajaran serupa yang berbayar. Aplikasi pembelajaran lainnya memerlukan biaya untuk dapat mengakses seluruh kontennya sehingga memberatkan bagi orang tua yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas.
Media pembelajaran berupa video yang terdapat pada aplikasi rumah belajar mempunyai kelebihan tersendiri untuk mendukung pembelajaran siswa bila dibandingkan dengan layanan video youtube. Pada rumah belajar seluruh materi terletak dalam folder-folder yang tersusun secara sistematis dan terstruktur sehingga memudahkan orang tua dalam mencari konten media pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran. Sedangkan pada youtube media pembelajaran tidak terbagi dalam folder atau subfolder tersendiri sehingga menyulitkan pencarian media tersebut oleh orang tua siswa.
Konten video pembelajaran yang diunggah dalam sumber belajar juga telah melalui tim verifikasi sehingga dapat dipastikan video pembelajaran yang diunggah tersebut telah sesuai dengan materi pelajaran dan memiliki kualitas baik. Hal ini berbeda dari youtube atau penyedia video lainnya yang unggahan materinya tidak melalui tahap verifikasi sehingga masih dapat diragukan kabsahannya. Hal ini dapat membantu orang tua dalam menemukan video pembelajaran yang telah terbukti berkualitas sehingga dapat digunakan untuk mendampingi siswa belajar secara mandiri dari rumah.
Rumah belajar juga memiliki keunggulan dibandingkan aplikasi pembelajaran lain karena memiliki media pembelajaran yang bervariasi sehingga memudahkan orang tua untuk mencari beberapa jenis media untuk satu materi pelajaran yang sama. Sebagai contoh apabila orang tua mencari media untuk materi virus maka akan tersedia media berbentuk video, konten web dan audio pada fitur sumber belajar, sedangkan media jenis permainan akan muncul berupa permainan virus escape yang terdapat pada fitur edugame. Variasi bentuk media dalam aplikasi rumah belajar dapat menambah pemahaman orang tua dalam mendampingi kegiatan belajar dari rumah.
Berbagai keunggulan tersebut menjadikan aplikasi rumah belajar sebagai sebuah aplikasi yang layak digunakan oleh orang tua dalam mendampingi kegiatan belajar dari rumah. Solusi pemanfaatan rumah belajar sebagai sumber referensi pendampingi belajar mandiri siswa ini diharapkan dapat meningkatkan dukungan orang tua dalam pelaksanaan belajar dari rumah. Dukungan orang tua ini sangat diperlukan dalam kesuksesan program pembelejaran karena waktu terbanyak untuk belajar pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas ini adalah waktu Ketika siswa di rumah.

