PEMBELAJARAN KEHATI YANG WELL BEING DENGAN BOARDGAME OWA
PEMBELAJARAN KEHATI YANG WELL BEING DENGAN BOARDGAME OWA

Salah satu tujuan pembelajaran biologi kelas 10 pada materi kehati adalah mengidentifikasi upaya pelestarian makhluk hidup. Untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut, guru menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan selama ini berupa slide presentasi dan video dirasa sudah terlalu sering dipakai sehingga siswa merasa jenuh. Hal ini membuat kegiatan pembelajaran berjalan dengan suasana yang tidak menyenangkan. Waktu pembelajaran pada siang hari dengan alokasi 3 jam pertemuan membuat semangat belajar siswa rendah karena kelelahan. Padahal implementasi kurikulum merdeka menghendaki pembelajaran yang dapat mewujudkan student well being dalam diri siswa. perasaan dan sikap positif siswa dalam mengikuti pembelajaran yang menyenangkan dapat meningkatkan antusiasme dan semangat belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat lebih mudah tercapai. Oleh karenanya, guru berperan dalam mengubah proses pembelajaran yang membosankan menjadi pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.

Suatu tantangan tersendiri bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan pada materi keanekaragaman hayati. namun sebenarnya hal ini merupakan sebuah amanat dari implementasi kurikulum merdeka yang menginginkan proses pembelajaran yang berjalan dengan menyenangkan di kelas. Selain pembelajaran yang menyenangkan, guru juga harus memperhatikan ketercapaian tujuan pembelajaran pada materi keanekaragaman hayati ini. Alternatif yang dapat ditempuh adalah guru menggunakan media baru dalam pembelajaran. Guru perlu mengembangkan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran sekaligus menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sehingga tercapai student well being. Jenis media pembelajaran yang dirasa sesuai dengan kebutuhan tersebut adalah media pembelajaran berbasis permainan berbentuk boardgame. Pengembangan media boardgame pembelajaran ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh guru karena keterbatasan kemampuan dalam merancang desain layout dan subtansi materi pelestarian makhluk hidup. Maka guru harus dapat berkolaborasi dengan guru TIK dan aktivis pelestari owa jawa karena hewan ini yang dipilih sebagai contoh makhluk hidup yang perlu dilestarikan.

Langkah aksi untuk mengatasi tantangan adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan dan mengimplementasikannya dalam pembelajaran kurikulum merdeka di kelas. Media pembelajaran berbasis permainan berupa boardgame dipilih karena bersifat menyenangkan. Bermain boardgame merupakan suatu hal yang menyenangkan bagi anak-anak karena pada dasarnya setiap anak menyukai permainan. Boardgame yang dimainkan secara berkelompok memungkinkan siswa berinteraksi secara aktif dengan teman-temannya selama kegiatan pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan boardgame akan mengubah suasana pembelajaran menjadi menyenangkan sehingga student well being dapat terwujud dalam diri siswa. Namun penggunaan media pembelajaran berbais permainan tetap harus memperhatikan tujuan pembelajaran pada materi pelajaran keanekaragaman hayati yang harus dicapai. Oleh karenanya, guru menggunakan strategi gamifikasi pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sekaligus menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. gamifikasi pembelajaran sendiri berarti menerapkan unsur permainan dalam pembelajaran yang bertujuan menumbuhkan motivasi, antusiasme dan kebahagiaan dalam diri siswa. hal ini selaras dengan implementasi kurikulum merdeka yang menghendaki terciptanya suasana well being dalam diri siswa ketika belajar di kelas.

Langkah aksi gamifikasi pembelajaran dengan boardgame OWA diawali dengan mengembangkan boardgame ini sebagai media pembelajaran. Guru merancang papan dan alur permainan yang diadaptasi dari permainan monopoli yang sudah dikenal luas masyarakat. Guru juga berkolaborasi dengan rekan guru TIK dalam mendesain layout permainan dan perbaikan rancangan permainan secara umum. Substansi materi kelestarian owa jawa dikonsultasikan dengan LSM swaraowa sebagai pakar dalam pelestarian owa jawa. Rancangan boardgame selanjutnya diproduksi menjadi boardgame pembelajaran. Implementasi boardgame OWA dalam pembelajaran kehati dimulai dengan penjelasan aturan permainan oleh guru. Selanjutnya guru mengelompokkan siswa dan membagikan boardgame OWA. Siswa bermain boardgame dikelompok masing-masing dengan didampingi guru. Setelah waktu permainan berakhir, siswa mengisi LKPD untuk menggali pemahaman mengenai pelestarian owa jawa. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan pemahaman tersebut di depan kelas dan memberi kesempatan pada kelompok lain untuk memberikan tanggapan. Pembelajaran diakhiri dengan refleksi pembelajaran oleh siswa dengan metode 6 topi.

Kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran biologi kelas 10 materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan media pembelajaran berbasis permainan membuat siswa lebih semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif selama kegiatan pembelajaran dalam bermain boardgame ataupun berinteraksi dengan teman. Pembelajaran dengan media boardgame OWA membuat siswa lebih aktif daripada pembelajaran sebelumnya yang menggunakan media slide presentasi. Siswa yang aktif dan penuh antusiasme dalam kelas membuat suasana pebelajaran menjadi menyenangkan sehingga siswa merasa lebih Bahagia dalam mengikuti pembelajaran materi keanekaragaman hayati. hal ini terlihat dari hasil refleksi siswa yang menyatakan bahwa siswa merasa senang selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan pembelajaran berupa mengidentifikasi upaya pelestarian makhluk hidup juga dapat dicapai dengan baikĀ  oleh siswa. hal ini terlihat dari hasil presentasi pemahaman siswa di depan kelas yang menunjukkan bahwa siswa telah memiliki pemahaman dalam upaya-upaya melestarikan owa jawa. Secara umum pembelajaran dengan menggunkan media pembelajaran berbasis permainan berupa boardgame OWA ini telah efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan di kelas sehingga tercapai student well being selama proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran dengan boardgame ini juga efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan untuk materi keanekaragaman hayati. Siswa dan rekan guru juga sangat menyukai permainan yang digunakan dalam pembelajaran ini.

Selama pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan boardgame OWA ini, guru mengetahui bahwa media pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan antusiasme dan semangat belajar siswa sehingga tercipta suasana pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini menciptakan student well being dalam diri siswa sehingga tujuan pembelajaran lebih mudah dicapai. Guru juga merasa senang karena dapat mengubah suasana pembelajaran yang membosankan pada pembelajaran sebelumnya menjadi pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis permainan ini. Hal yang dipelajari guru adalah gamifikasi pembelajaran pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan boardgame OWA disukai oleh siswa sehingga siswa merasa bahagia saat mengikuti pembelajaran dan tujuan pembelajaran dapat lebih mudah tercapai. Penerapan ke depan yang dapat dilakukan oleh guru adalah meningkatkan kreatifitas dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang berpihak pada siswa sesuai denganĀ  implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *